Tanggal Hari Ini : 22 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Kisah Angga, Merintis Usaha Kuliner Ayam Penyet KPK, dari Sebuah Perlombaan
Senin, 22 Agustus 2016 05:08 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

“Hallo bro, apakabar?”,sapa seorang pria. Rupanya dia sudah menunggu kedatangan saya. Ya,hari itu saya berkunjung ke salah satu bisnis jebolan dari Universitas Brawijaya Malang. Kira-kira bisnisnya apa ya? Lalu, bagaimana dia memulai bisnisnya? Yuk, disimak ceritanya.

 

Angga, begitu biasa ia disapa. Alumni Universitas Brawijaya ini adalah salah satu dari sekian pemuda yang sukses menjajaki dunia bisnis. Berbekal niat dan usaha, ia mengawali bisnis dengan menjadi reseller dari salah satu produk. Lambat laun, ia mulai sadar reseller ini adalah salah satu bisnis yang kurang menjanjikan. “Kita nggak bisa punya brand sendiri dan proses dari bisnisnya nggak bisa kita kelola 100%. Terus, keuntungan yang kita peroleh juga tak sebanding dengan usaha kita,” ujar pria berciri khas memakai topi ini.
Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Angga memutuskan untuk membuka bisnis sendiri, yaitu Ayam Cemet KPK. “Waktu itu lagi makan di salah satu tempat makan daerah PasarTuri, Surabaya. Pas makan, kok rasa ayamnya beda dari yang lain, ya? Rasanya beda pokoknya dari ayam-ayam pada umumnya. Nah, dari situ akhirnya aku eksperimen buat menciptakan resep sendiri terus aku kasih ketemen-temen yang tinggal satu kontrakan. Ternyata kata teman-teman rasanya enak, “ ceritanya panjang lebar.

Ayam Cemet KPK, angga

Akhirnya Angga memutuskan untuk memulai bisnis mini dengan nama “Ayam Cemet KPK”.

Awal berdiri Ayam Cemet KPK, Angga menyewa sebuah tempat di kantin FPIK Brawijaya dan merekrut 3 orang temannya untuk membantunya mengelola bisnisnya ini.
“Lah, mas Angga ini menyewa tempat berjualan di kampus dapat modalnya dari mana mas? Celetuk salah satu teman.
“Awal modalnya dari ikut PMW (Pelatihan Mahasiswa Wirausaha) dari Universitas Brawijaya bersama GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kope= rasi dan UKM. Lumayan itu modalnya bisa buat nyewa tempat sama modal awal untuk mengembangkan bisnis. Ikut aja kalau ada program-program kegiatan kewirausahaan. Lumayan buat modal awal usaha.”, kata alumnus Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya ini.
Angga mengaku kalau terjun di dunia bisnis ini tidaklah mudah. Apalagi jika masih pemula dan belum ada pengalaman yang cukup. “Kalau menurut aku, kita harus terus berinovasi bikin produk baru. Mempertahankan rasa dan kualitas supaya pelanggan nggak kabur ketempat lain.”,jelas pemuda asli asal Mojokerto ini.
Pemuda bernama lengkap Angga Brelyan ini mengaku bisnis ini memang menjanjikan. Bisa dilihat dalam waktu sehari saja, Ayam Cemet KPK bisa menghasilkan omset ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.
Melihat peluang ini, Angga akhirnya membuka cabang di luar Kampus Universitas Brawijaya. Tak tanggung-tanggung, ia langsung membuka 2 cabang sekaligus. Padahal bisnis yang ia dirikan baru berjalan sekitar 7 bulan.
Ia membuka cabang yang kedua di daerah dekat Kampus UIN Malang, dan cabang yang ketiga berada di dearah Dinoyo.
Angga, seorang pemuda dan mahasiswa yang berani membuka lapangan kerja bagi dirinya sendiri, dan member lapangan kerja bagi orang lain. Kapan giliranmu?. Hifzhan Frima Thousani

 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari