Tanggal Hari Ini : 25 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Safir Perencana keuangan Senduk
Selasa, 05 April 2016 04:10 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Jauh sebelum literasi keuangan dianggap penting saat ini, pria kelahiran Jakarta 19 Desember 1973 ini telah memulainya.

Ketika itu, tahun 1997- 1998, saat suasana perekonomian masih dilanda krisis moneter yang cukup hebat, Safir  mencoba membedah sebuah paradigma baru tentang pengelolaan keuangan. Maklum saat itu banyak  orang yang jatuh miskin karena usahanya bangkrut, namun banyak pula yang menjadi orang kaya baru (OKB) dengan usahanya.

Safir mengandaikan, literasi tentang perencanaan  keuangan bagi masyarakat sebagai sebuah terapy ditengah ketidaktahuan masyarakat tentang bagaimana harus mengelola harta, membelanjakannya, mensikapi antara keinginan dan kebutuhan, bagaimana berinvestasi dan sebagainya.

Ditengah maraknya konsumerisme dan berbagai tawaran produk dan jasa yang menggila, perencanaan keuangan menjadi sangat penting bagi masyarakat. Belakangan, ia menghubungkan antara perilaku usaha yang berkesinambungan dengan pola perencanaan keuangan yang baik bagi sebuah perusahaan dan pemilik usaha. Safir berkeyakinan, tanpa perencanaan keuangan yang baik, perusahaan bisa ambruk, sebuah rumah tangga bisa bangkrut, karena tidak memahami perilaku uang dan manusianya.

 

Rencana dan Implementasi

Perencanaan keuangan adalah sebuah proses bagi individu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan finansialnya melalui pengembangan dan implementasi dari sebuah rencana keuangan yang komprehensif.

Tujuan perencanaan keuangan agar tercapai tujuan finansial yang ingin dicapai, tujuan yang ingin dicapai tersebut memiliki jangka waktu untuk mencapainya, memiliki acton plan untuk mencapai tujuan tersebut, serta memiliki sumberdaya manusia untuk menjalankan action plan.

safir senduk, motivator, narasumber literasi keuangan, pembicara fenomenal, masalah keuangan, konsultan perencana keuanganNamun sejak awal, Safir mencoba menyederhanakan pemahaman tentang perencanaan keuangan menjadi lebih simple, lebih mudah dimengerti dan lebih mudah diterapkan.

Jauh dari kesan pembahasan yang menyulitkan.  

Suatu ketika, diawal tahun 2007, ibu-ibu jamaah pengajian di sebuah masjid yang berlokasi di Jakarta Selatan bersemangat mendengarkan pemaparannya tentang perencanaan keuangan. Semula ibu-ibu anggota pengajian itu menduga pembahasannya akan membosankan, dan rumit penuh hitungan.

Namun Safir melakukan literasi dan edukasi keuangannya dihadapan ibu-ibu dengan membuat table berisi dua kolom, satu kolom untuk keterangan mengenai pengeluaran, dan satu kolom lainnya berisi keterangan mengenai pemasukan.

Ibu-ibu anggota pengajian tersebut diminta mengisi pos-pos mana saja  yang dicatat sebagai pengeluaran, dan pos mana saja yang dicatat sebagai pemasukan.

Dengan antusias mereka mengisinya, mulai dari belanja harian, uang transport dan operasional kendaraan, pembayaran rekening TV cable, internet, pulsa handphone, listrik, pembayaran cicilan kartu kredit,  dan berbagai pembayaran lainnya. Kemudian giliran sumber-sumber pemasukan dicatat di kolom pemasukan.

Safir mencoba mengorek kepada ibu-ibu tersebut dengan menanyakan sumber pemasukan yang diperolehnya.

Berbeda dengan pengeluaran yang catatannya berderet dan banyak sekali, sebagian ibu-ibu kesulitan mengisi kolom pemasukan. Sebagian besar mereka hanya memasukkan  gaji sebagai sumber utama pemasukannya. Ketika dijumlah, antara pemasukan dengan pengeluaran, ternyata banyak yang ‘lebih besar pasak daripada tiangnya’.

Ketika ia bertanya kepada khalayak audiensnya, apa yang harus dilakukan?

Tak banyak yang bisa menjawabnya.

 

Bukan Sekedar Cukup

Bagi pemegang Certified Financial Planner (CFP) ini, perencanaan keuangan bukan sekedar membuat hidup cukup, namun perencanaan keuangan yang baik dapat mengubah perilaku dari pengelolaan kekayaan dan keuangan serampangan menjadi pengelolaa kekayaan dan keuangan yang terencana.

Untuk mendukung upaya edukasi tentang perencanaan keuangan, Safir menerbitkan beberapa buku yang mendukung, antara lain ia menerbitkan buku dengan judul :  kiat mempersiapkan dana pendidikan bagi anak, merancang program pensiun,  mengantisipasi risiko, mengelola keuangan keluarga, mencari penghasilan tambahan, mengatur pengeluaran secara bijak, siapa bilang jadi karyawan nggak bias kaya?, buka usaha nggak kaya, percuma, karyawan harus nabung biar makmur, kena tipu partner usaha emang enak?

Sebagian bukunya laku keras, dan ia menjadi salah satu narasumber seminar yang cukup laris khusus membahas mengenai perencanaan keuangan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di beberapa negara.

Sejak Agustus 2013, Safir juga merilis album-album yang berisi tips-tips keuangan dalam bentuk rekaman suara (audio track) di iTunes Store, sebuah Toko Online Musik & Film dengan pelanggan terbanyak di dunia.  Judul Album-albumnya antara lain membahas tentang karyawan, tentang pengeluaran, tentang penghasilan tambahan dan cara mengelola bonus.

Di berbagai milis dan dan grup-grup komunitas kewirausahaan, serta media cetak dan elektronik, artikelnya menjadi rujukan tentang literasi keuangan, dan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan perencanaan keuangan di Indonesia.

Ia memang pantas untuk hadir kembali, menyadarkan tentang pentingnya literasi keuangan agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang tidak tersesat memahami  untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari