Tanggal Hari Ini : 25 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
SUWHONO, BANKIR YANG BERLABUH DI PEGADAIAN
Jumat, 17 Mei 2013 09:37 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Dari sekian bankir yang berlabuh di Pegadaian, Suwhono adalah salah satu diantaranya. Sebagai Chief Executive Officer (CEO), di perusahaan yang telah berumur  lebih dari 112 tahun, Suwhono selain harus cepat belajar memahami bisnis jasa gadai juga harus cepat menemukan formula bagaimana memajukan Pegadaian di masa kini dan mendatang.
    Ia berprinsip pada 3 hal penting dalam belajar, yaitu mengamati, mempelajari, dan kemudian menerapkan strategi-strategi dari para pemimpin perusahaan yang telah sukses memimpin. Ia mencontohkan, ada   satu CEO di salah satu perusahaan penerbangan di Amerika Serikat (AS) yang mau terjun langsung ke lapa-ngan membersihkan pesawat. Apa yang dilakukan CEO tersebut  bukan sekadar pencitraan tetapi demi efisiensi.
    “Jadi, CEO itu memberi contoh dengan turun langsung ke lapangan. Saya memang suka mengamati dan banyak belajar dari orang-orang yang sukses dalam memimpin perusahaan dan menjalankan roda usahanya ,” ujarnya seperti yang dikutip banyak media.
    Dalam bekerja, Suwhono dikenal sangat serius dan memiliki kemauan yang tinggi.
    Karena itu dalam mengembangkan Pegadaian yang kini menjadi PT Pegadaian (Persero) ia langsung mengembangkan inovasi bisnis yang bertumpu pada 5 hal. Pertama, mengembangkan bisnis gadai dengan skema kredit dengan perikatan gadai secara konvensional dengan jaminan barang bergerak. Kedua, mengembangkan bisnis syariah, dengan skema syariah bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dengan perikatan rahn (gadai syariah).

suwhono, direktur utama pegadaian


    Ketiga, bisnis kredit untuk usaha mikro, yang siap memenuhi kebutuhan modal kerja apapun jenis usahanya. Keempat,  bisnis emas.Usaha perdagangan dan pembiayaan emas untuk tujuan investasi atau tabungan emas, terutama untuk ritel.
    Khusus untuk bisnis emas ini, Suwhono memberikan perhatian yang lebih khusus karena potensi dan peluangnya yang sangat besar jika dapat digarap secara optimal oleh Pegadaian. Seperti diketahui, portofolio bisnis gadai yang dijalankan oleh Pegadaian saat ini sebanyak 90% adalah emas, dan sumberdaya manusia Pegadaian yang sangat ahli (ahli taksir) dalam bidang emas juga sangat banyak. .
    Kelima, payment bisnis atau usaha lainnya, dengan mengoptimalisasi aset yang dimiliki oleh Pegadaian, dan peningkatan transaksi payment melalui outlet-outlet Pegadaian yang tersebar dimana-mana, antara lain transaksi transfer uang, pembayaran listrik, telepon dan lainnya.
    Diharapkan dengan lima lini bisnis tersebut, Pegadaian akan berkembang dan tetap dapat berjalan beriringan dengan perkembangan dan kemajuan sosial ekonomi masyarakat, sesuai de-ngan moto-nya mengatasi masalah tanpa masalah

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari