Tanggal Hari Ini : 03 Sep 2014 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Yusmail, Disaat Orang Lain Tidak Percaya, Justru BRI Memberikan Kepercayaan
Selasa, 19 Maret 2013 17:03 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Kemiskinan bukanlah penghalang bagi Yusmail, 46 tahun, untuk mewujudkan cita-citanya menjadi pengusaha sukses. Selama di bangku sekolah sejak SD sampai SMA, ia selalu menjadi juara kelas. Keterbatasan ekonomi orang tuanya, justru mendorong Yusmail muda untuk selalu kreatif mencari peluang agar dapat memperoleh kesempatan memperdalam ilmu pengetahuannya. Akhirnya, Yusmail muda pun belajar secara otodidak teknik membuat kaki sepatu hingga suatu hari, dirinya memperoleh beasiswa dari desa untuk belajar tentang pembuatan sepatu di Bandung. Yusmail tidak pernah menyangka bahwa pengetahuannya tentang pembuatan sepatu tersebut akan dapat merubah kehidupannya di kemudian hari.
    Setelah lulus SMA, Yusmail memutuskan untuk mengambil kuliah di bidang bahasa Inggris. Untuk memperoleh uang tambahan, di sela-sela waktu kuliahnya, dia menyempatkan diri untuk membuat kaki sepatu yang kemudian dijualnya kepada seorang pengusaha sepatu ternama. Tambahan modal sebesar Rp 100.000 diterimanya dari BRI Unit, pada tahun 1985. Sejak itulah, BRI menjadi mitra kerja dari Yusmail untuk mengembangkan usahanya.
    Setelah menyelesaikan kuliahnya, ia memperoleh pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris di sebuah sekolah SMA di kota Padang. Meskipun sudah berprofesi sebagai guru, namun mimpi Yusmail untuk menjadi pengusaha tidak pernah surut. Untuk mewujudkan impiannya tersebut, ia pun memutuskan berhenti dari profesi guru setelah lima tahun menjalaninya dengan beralih profesi menekuni usaha pembuatan sepatu.
    Di tahun 2003, Yusmail mulai menekuni usaha pembuatan sepatunya de-ngan lebih serius. Dibantu dengan lima orang karyawan, ia membuat sepatu untuk pria dan wanita dari bahan kulit. Yusmail terlibat langsung dalam proses produksi pembuatan sepatu dari proses desain, pembuatan pola, pemotongan, penjahitan dan penyelesaian akhir. Sepatu yang diproduksinya saat itu dijual kepada salah satu pengusaha sepatu ternama di kota Medan untuk diekspor ke negara lain. Kualitas produk yang bagus, menyebabkan Yusmail memperoleh order yang semakin meningkat dari pedagang perantaranya. Namun demikian, produk sepatu Yusmail tidak dikenal di dalam negeri karena setelah diekspor ke luar negari, produk sepatu tersebut diberi merk yang berbeda. Bahkan tidak jarang, produk hasil usahanya yang sudah di-ekspor ke luar negeri, dijual kembali ke Indonesia dengan menggunakan merk asing dan dijual dengan harga yang jauh lebih mahal.

Yusmail  Pengusaha “Yoesani Shoes”, Sintuk Barat Lubuk Alung, Pariaman
    

   Terdorong oleh keinginan untuk bisa memasarkan produk sepatunya di negara sendiri, Yusmail mulai mencari mitra kerja untuk menjual sepatu produksinya yang diberi merk “Yoesani shoes”. Namun Yusmail harus menerima kenyataan pahit bahwa banyak pemilik toko menolak untuk menjual “Yoesani shoes” karena mereka masih belum percaya terhadap produk lokal. Yusmail pun memutuskan untuk menjual sendiri sepatu produksi-nya dari sebuah outlet kecil yang disediakannya di pabrik miliknya.

Yusmail  Pengusaha “Yoesani Shoes”, Sintuk Barat Lubuk Alung, Pariaman


    Kerja keras untuk membesarkan usaha sepatunya sudah mulai membuahkan hasil. Saat ini, dengan dibantu 50 karyawan yang berproduksi 100 pasang sepatu, Yusmail telah memiliki 10 outlet yang tersebar di seluruh Provinsi Suma-tera Barat. Tentang BRI Yusmail berkata, ”Saya tidak akan pernah melupakan BRI. Disaat orang lain tidak percaya ter-hadap saya, justru BRI memberikan kepercayaan kepada saya, sehingga usaha saya bisa berkembang pesat”. Walaupun saat ini, Yusmail termasuk salah satu pe-ngusaha sukses di Pariaman, namun dia masih akan terus mewujudkan mimpinya untuk menjadikan provinsi Sumatra Barat sebagai pusat industri sepatu ke-5 di Indonesia

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari