Tanggal Hari Ini : 16 Dec 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Yetty Tarwin, Sajadah dan Sarung Bantal Bordir Kreasi Baru dari Bandung
Kamis, 17 Januari 2013 12:33 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Setelah lama berkecimpung dalam bisnis produksi mukena dan busana muslim bordir, Yetty Tarwin (52) ibu dari dua putra dan satu cucu ini mulai melirik produksi sajadah dan sarung bantal bordir sebagai produk andalannya.

Menurut Yetty, saat ini di pasaran belum terlalu banyak  jenis sajadah dan sarung bantal yang dilakukan bordir khusus seperti yang dilakukannya. Biasanya bahan hanya hanya bordir pinggir saja, namun dengan kreasi baru ia telah membuat sajadah dan sarung bantal dibordir khusus hingga sangat unik dan berbeda.

Kreasi ini ia buat setelah Yetty mengamati produk-produk busana muslim bordir sudah mengakanmi titik jenuh dan semakin tinggi persaingannya. “Saya harus memiliki kreasi baru supaya bisnis say dapat bersaing dan terus berkembang,” ujarnya

Ketika pertama kali terjun di bisnis konveksi tahun 2002 lalu, Yetty hanya meneruskan usaha orangtuanya. Saat itu ia yang masih bekerja sebagai Kepala Laboratorium di sebuah perusahaan tekstil di Bandung diminta oleh kedua orangtuanya untuk meneruskan usaha yang sudah dirintisnya. Tahun 2002 awal ia memutuskan berhenti dari pekerjaannya dan melanjutkan usaha konveksi seperti yang diminta.  

Usaha konveksi yang dijalankan saat itu memproduksi  aneka busana muslim, serta mukena bordir. Setelah menjalani usaha bertahun-tahun, ia berfikir ingin membuat produk yang lain dari yang lain, serta berbeda dan sedapat mungkin masih memiliki peluang pasar yang luas.

Yetty Tarwin, Sajadah dan Sarung Bantal Bordir  Kreasi Baru dari Bandung

Menurut Yetty , bisnis konveksi buasa muslim sudah ‘sangat padat’ dan persaingannya sangat tinggi sehingga harganya sangat kompetitif, dan keuntungannya sangat tipis. Belum lagi ada kendala tenaga kerja yang juga masih menjadi masalah.

Pada awal tahun 2008 ia mencoba membuat kreasi sajadah dan sarung bantal yang dibordir khusus. Dimaksud bordir khusus karena seluruh permukaan sajadah dan sarung bantal dilakukan pembordiran dengan disain khusus, dan motif-motif khusus.

Ternyata produk ini sangat laku di pasaran. Banyak pemilik toko di berbagai kota yang memesan khusus kepadanya. Dalam sebulan ia bisa memproduksi ratusan sajadah dan sarung bantal bordir meski hanya dengan 8 orang karyawan yang bekerja dengannya.

Pilihan untuk membuat sajadah dan sarung bantal bordir menurut Yetty karena selain harga jualnya relative lebih bagus, kreasi semacam ini juga belum banyak yang mengikuti karena perlu disain khusus untuk membuatnya.  

“Setiap produk yang kami buat, selalu memiliki disain khusus sehingga kekuatan kami selain bordirnya yang juga khusus juga disainnya. Kebetulan kami sendiri yang mendisain motif-motifnya,” ujar pemilik usaha Tarti camellia Kreasi Bordir  yang beralamat di Perumahan Fajar Raya A1-A5,  Cimahi Utara, Bandung.

Selain pemilik toko, yang menjadi pelanggannya, tenyata pelanggan Yetty juga banyak perorangan yang memesan langsung kepadanya. Biasanya pesanan tersebut digunakan untuk acara syukuran keluarga, acara kantor, bahkan ada yang digunakan untuk gift atau cindera mata dari perusahaan atau instansi. Mereka biasanya membawa atau memiliki motif untuk dibordir sesuai dengan  yang diinginkan. Harga dari produk yang dihasilkan Yetty memang lebih mahal dari harga pada umumnya, namun Yetty menjamin produknya sangat berbeda dengan yang ada selama ini.

“Kami menjual  sajadah bordir berkisar Rp85ribu hingga Rp150 ribu ada juga yang kualitas lebih bagus dengan bahan yang berbeda dengan harga Rp85ribu hingga Rp350ribu. Harga tersebut memang lebih mahal dari harga dari bahan sejenis pada umumnya, tetapi yang membuat berbeda adalah disain dan motifnya.

Dari sisi permodalan ia bersyukur selama ini tidak ada kendala yang berarti denga kebutuhan modal yang digunakan. Untuk mengembangkan usahanya Yetty mendapat dukungan permodalan dari Bank BRI Cabang Cimahi. Yang membuat ia lebih senang lagi karena Bank BRI juga mengajak dan membantu promosi produknya di berbagai acara.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari