Tanggal Hari Ini : 21 Apr 2014 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
H. Sultoni, Ekspor Kain Sarung Hingga ke Negeri Yaman
Kamis, 17 Januari 2013 10:15 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Kain sarung ternyata tidak hanya digemari dan digunakan sebagai pelengkap pakaian bagi masyarakat Indonesia. Di negeri-negeri lain seperti Malaysia, Brunai Darussalam, Philipina Selatan, hingga ke negeri Asia Tengah, seperti India, Pakistan, Bangladesh, bahkan negara-negara di Kawasan Timur Tengah seperti Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia, masyarakatnya juga sangat menggemari kain sarung untuk digunakan sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. 

Kain sarung asal Indonesia, menurut H. Sultoni, sangat digemari oleh orang-orang Somalia, Saudi Arabia dan Yaman. Melihat ada potensi pasar kain sarung yang cukup besar di Kawasan Timur Tengah tersebut tahun 2005 ia telah mengekspor kain sarung ke kawasan tersebut.

Menurut  pemilik perusahaan tenun tradisional asal Desa Wanarejan Utara, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ini, kain sarung yang ia produksi merupakan hasil kerajinan dari Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Bahan yang ia gunakan juga terbuat dari bahan rayon.

“Masyarakat di Kawasan Timur Tengah memang sangat menyukai kain sarung dari bahan rayon. Jenis kain rayon ini tidak panas jika dipakai pada siang hari, dan hangat jika digunakan malam hari,” ujar ayah dua anak ini.

Selain itu, penggunaan ATBM, menurut H. Sultoni juga menjadi kekhasan dari produk yang dihasilkan. Bahkan pada saat buyer datang langsung ke Pemalang untuk melihat secara langsung proses produksinya, mereka sangat tertarik dan menyukai produksi kain sarung dari ATBM.

 

Usaha Terus Meningkat     

H. Sultoni (53) mendirikan usaha tenun tradisional ini sejak tahun 1996 lalu. Meski persaingan bisnis di bidang produksi tekstil sangat ketat, namun berkat kejeliannya membidik peluang bisnis yang tepat, maka usaha yang  ia dirikan terus meningkat dan eksis hingga kini.

Salah satu kejeliannya adalah memproduksi kain tenun sarung khusus dari bahan rayon. Jenis kain sarung dari bahan rayon ini memiliki pasar yang sangat spesifik, yaitu sangat diminati jika dipasarkan di kawasan yang memiliki suhu ekstrim, seperti di Kawasan Timur Tengah. Pemilihan motif dan disain juga sangat menentukan, sebagian besar bercorak gelap dan warna-warna cerah.  

 Pasar kain sarung hasil produknya untuk pasar domestik juga terus meningkat, terutama jika menjelang bulan ramadhan.

H. Sultoni, ekspor kain sarung hingga negeri yaman

Untuk mengembangkan usahanya, H. Sultoni sejak tahun 2006 telah menjadi nasabah Bank BRI. Pada tahun 2006 untuk pertama kalinya ia menggunakan jasa perbankan dengan meminjam kredit dari Bank BRI sebesar Rp10juta. Uang tersebut sebagian besar digunakan untuk membeli bahan baku untuk keperluan pengembangan usahanya.

“Saat ini dukungan permodalan yang kami terima sudah cukup besar untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi. Alhamdulillah dengan dukungan Bank BRI usaha kami semakin bertambah besar,” ujar suami dari Hj. Zuhroh ini.

 

Memberdayakan Masyarakat

  Keinginan H. Sultoni untuk mengembangkan usahanya tidak terlepas dari idealismenya untuk melestarikan produk kerajinan kain sarung yang sudah cukup berkembang di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah sejak lama. Kegiatan produktif tersebut  sangat membantu perekonomian masyarakat karena menyediakan lapangan kerja serta memberikan pendapatan yang cukup bagi warga desa. Dengan tersedianya lapangan kerja yang memadai di desanya, masyarakat tidak harus pergi ke kota untuk mencari pekerjaan. 

Saat ini H. Sultoni telah  menjadi mitra bagi 30 pengrajin kain sarung di daerahnya, dengan karyawan tak kurang dari 600 orang karyawan. Jumlah produksi yang dihasilkan juga lumayan banyak, mencapai 600 kodi dengan omzet tak kurang dari Rp 2 miliar per bulan.

“Kami terus memberikan bimbingan kepada para perajin plasma agar terus meningkatkan dan mempertahankan kualitas agar dapat bersaing di pasar ekspor dengan harga yang terjangkau. Terlebih Bank BRI sangat mendukung dan memberikan kesempatan kepada kami untuk memperluas pemasaran dengan diikutsertakan pada berbagai pameran baik di dalam maupun di luar negeri ,” cetusnya.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari