Tanggal Hari Ini : 16 Dec 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Indonesia, Mengekspor Krismon?
Selasa, 01 Mei 2012 13:56 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

 Oleh Lusi Efriani, Wartawan WK

Pertama kali menginjakkan kaki di US Department State (Kementrian Luar Negeri) tempat dimana Hilarry Clinton berkantor, saya baru merasakan megahnya sebuah bangunan. Gedung inilah yang saya rasakan sangat megah. Begitu masuk kita akan melihat di langit-langit atapnya berjejer bendera-bendera diseluruh dunia. Bendera Negara Indonesia terletak persis ditengah-tengah dan bersebelahan dengan bendera Inggris. Ya bendera Indonesia berada tepat di tengah-tengah dari seluruh jajaran bendera-bendera di dunia.

Begitu masuk ke ruangan diskusi ternyata banyak sekali orang-orang yang ingin bertemu dengan kami. Ada sekitar 10 orang dari “Indonesia Desk” yang ingin bertemu dengan kami. Semua masih sangat muda-muda. Pada saat bertemu dengan perwakilan-perwakilan Indonesia Desk ini saya sempat memperkenalkan arang tempurung kelapa dan Liquid Smoke. Saya juga mempromosikan pakaian batik, ternyata banyak sekali yang suka dengan batik yang saya gunakan. Batik ini memang saya buat model baju “Cheongsam”  menarik perhatian banyak orang.

Setelah melakukan diskusi dengan “Indonesia Desk” di US Department State. Kami lanjutkan berkunjung ke United States Department of Commerce yang mempunyai 12 departemen dan kami berkesempatan berkunjung ke International Trade Administration (ITA). Disini kami berdiskusi tentang peranan ITA dalam pameran perdagangan dan Investasi.

Dalam diskusi ini ITA sangat berperan penting dalam mempromosikan perdagangan dan investasi khususnya dalam kaitannya dengan perjanjian-perjanjian yang berkaitan dengan hubungan dagang yang bekerjasama dengan negara-negara di seluruh dunia.

ITA mendukung agenda recovery Presiden Obama dalam menjaga pertumbuhan perekonomian Amerika dan juga menciptakan lapangan kerja bagi penduduk Amerika. Dalam sesi ini kami berkesempatan berdiskusi dengan Ms. Shalizeh Nadjmi dan Mr. Michael Hogge (International Trade Specialist). Dalam kesempatan ini saya menggunakan kesempatan ini untuk mempromosikan project “Coastarina” & Megawisata “Ocarina”. Saya menawarkan peluang investasi di kota Batam khususnya dalam bidang tourism karena letak kota Batam yang sangat strategis dekat dengan Singapura dan Malaysia.

Kami diberi kesempatan  berdiskusi dengan AFL-CIO, Persatuan Serikat Pekerja di Washington DC.  Kami ditemui oleh Mr. Jeff Rickert  and Timothy J. Ryan. Mr. Tomothy J. Ryan adalah salah satu ketua dari serikat pekerja yang pernah tinggal di Jakarta. 

Dia menyampaikan cukup salut ada tamu dari Indonesia yang sempat berkunjung di kantornya. Dengan sedikit bergurau dia menyampaikan bahwa negara anda telah mengekspor krismon ke negara kami. Pada saat nya nanti bisa saja negara anda mempunyai posisi yang sama dengan negara kami, sambil mengangkat tangan kanan kebawah sedikit menunjukkan negara Amerika, dan dia menaikkan tangan kiri sedikit yang menunjukkan negara Indonesia sehingga kedudukan tangannya menjadi sama. Sungguh penghormatan luar biasa untuk saya ada orang dari negara lain bisa berpikiran seperti itu.

 Disini saya mendapat informasi bahwa di negara Amerika penetapan besarnya UMK (Upah Minimum Kota) itu ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan di Indonesia UMK itu adalah hasil kesepakatan Tri Patrit yaitu Pemerintah, Pengusaha dan Serikat Pekerja.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari