Tanggal Hari Ini : 16 Dec 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Becak di sekitar White House
Selasa, 01 Mei 2012 13:41 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Saya mempunyai pengalaman lucu di kota ini, Washington DC. Di seberang jalan dekat “White House” ada sebuah toko bernama “White House Gift Shop”. Saya melihat semua buku tentang Presiden Amerika lengkap disini dan harganya sangat murah, lalu saya memborong banyak buku sampai-sampai saya menjadi pusat perhatian para pengunjung toko yang lain.

 Kebetulan waktu itu liburan musim panas sehingga banyak turis berkunjung ke Washington DC. Ada pengunjung yang melihat saya kesulitan membawa buku-buku yang saya beli dan dia membantu saya memanggilkan pelayan toko. Pelayan toko ini juga agak heran karena saya membeli banyak buku tentang Presiden Obama. Pelayan ini bertanya kenapa saya begitu banyak membeli buku-buku tentang Obama. Lalu saya cerita kalau Presiden Obama dulu pernah bersekolah di negaraku waktu dia kecil. Saat saya bercerita kepada si pelayan itu, beberapa turis sempat tertarik mendengar cerita saya juga dan akhirnya turis-turis itu pada nimbrung ingin mendengar cerita saya tentang presiden Obama dan tentang Indonesia. Bisa anda bayangkan saya benar-benar jadi pusat perhatian di toko itu.

Saya merasakan betul pelayanan para penjaga toko di “White House Gift Shop” ini sangat bagus. Setelah mereka tahu saya menyukai buku-buku tentang Presiden Obama dan J.F Kennedy maka penjaga-penjaga toko membantu saya memilihkan buku yang sesuai dengan apa yang saya inginkan.

Kalau anda pernah melihat film “Pretty Woman” yang dilayani oleh penjaga toko pada saat dia membeli baju maka saya juga merasakan hal yang sama. Tetapi yang saya beli bukan baju melainkan buku. Benar-benar malam itu saya menjadi pusat perhatian di toko itu karena saya memborong buku yang sangat banyak.

Waktu kecil buku itu adalah barang yang cukup mahal untuk saya. Saya tidak pernah bisa membeli buku karena keadaan orang tua saya yang tidak memiliki uang untuk membelikan saya buku. Sekarang saya seperti membalas dendam, bahwa saya ingin sekali membeli banyak buku. Saya memborong langsung dari negara dimana tempat buku ini diterbitkan. Buku untuk diri saya adalah harta yang sangat berharga. Karena dari buku ini saya bisa mendapatkan ilmu yang merupakan bekal saya untuk hidup dan saya juga masih ingat kata pepatah bahwa buku adalah jendela dunia.

Saya memborong buku sebanyak 4 paper bag besar. Pelayan ini bertanya apa saya mau naik taksi lalu saya jawab, hotel saya dekat sekali dari sini dan penjaga toko ini menawarkan untuk mengantar saya ke hotel. Tapi saya tidak mau kembali ke hotel cepat-cepat karena saya masih ingin menikmati suasana kota Washington, DC di sore hari.

Namun buku-buku yang saya beli sangat berat. Nah, akhirnya saya mendapat ide, saya mau naik becak keliling-keliling di Washington DC. Jadi saya memutuskan untuk naik becak. Waktu itu saya bilang sama tukang becaknya kalau hotel saya itu dekat sekali tapi saya mau keliling-keliling dulu.

Saya Tanya berapa ongkosnya. Dia bilang 15 dollar US, akhirnya saya tawar dan ongkos deal di harga 10 dollar AS. Sambil berkeliling saya bercakap-cakap sama tukang becak yang berasal dari Perancis ini, saya lupa namanyanya. Ia bercerita bahwa sudah 6 bulan jadi tukang “becak turis”.  Saya sempat bertanya kepada tukang becak ini apa penghasilannya cukup untuk hidup di Washington,DC. Dia menjawab bahwa penghasilannya sangat cukup untuk hidup di Washington,DC.

Saya jadi ingat nasib becak di Indonesia. Di negara saya sendiri, keberadaan becak malah diusir usir dan sekarang keberadaannya bahkan sudah sangat langka. Sesampai di hotel saya membayar ongkos becak 20 dollar soalnya saya ingat tukang becak di negara saya. Jadi Saya kasihan sama tukang becak ini. Maka saya memberi lebih ongkos becaknya dari harga yang sudah disepakati.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari