Tanggal Hari Ini : 22 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
AGUNG WIBOWO : TAWARKAN PRODUK ELEKTRONIK PADA MAHASISWA
Selasa, 18 Oktober 2011 09:06 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Ketika awal masuk kuliah IPB Agung Wibowo (24) melihat adanya sebuah potensi bisnis yang menjanjikan. “awal semester semua mahasiswa tinggal di asrama. Saya melihat disini ada potensi bisnis elektronik yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Karena setiap mahasiswa pasti membutuhkan peralatan elektronik untuk mengerjakan tugas-tugas kuliahnya,”jelas lelaki lulusan FEM IPB Dept Ilmu Ekonomi ini.

Pemasaran Melalui Brosur

Tanpa buang waktu tahun 2003 lelaki yang biasa disapa Agung inipun langsung memulai usaha. “Saya tidak langsung membeli produk tapi membuat brosur. Saya sebarkan brosur itu pada teman-teman di asrama,”kenang Agung. Setelah beberapa hari penyebaran brosur barulah pesanan mulai ada. “Pertama-tama banya teman-teman yang memesan kalkulator. Saya penuhi permintaan mereka dengan membeli produk di Harko Mangga Dua. Marjin yang saya ambil tidak banyak untuk memikat pelanggan. Saat itu modal yang saya keluarkan Rp 100 ribu,”aku lelaki kelahiran Jakarta ini.

Seiring berjalannya waktu, mahasiswapun mulai mengenal usaha Agung. “Pesanan mulai bertambah banyak, yang tadinya hanya memesan barang elektronik kecil mereka mulai memesan walkman, aksesoris computer, flasdisk. Melihat perkembangan usaha yang saya jalankan, orang tuapun memberikan pinjaman modal sebesar Rp 700 ribu untuk membeli pesanan,”ungkapnya.

Tak ingin hanya mengandalkan pesanan suami dari Tresna Resmi Asih inipun mulai menyetok barang elektronik. “Kebetulan saya aktif di organisasi mahasiswa. Jadi setiap ada bazaar yang diadakan di kampus, saya selalu ikut memasarkan produk dan selalu laris terjual. Bahkan teman-teman mulai memesan nootbook, computer pada saya. Akhirnya saya pun mulai bekerjasama dengan pemilik toko di Harko Mangga Dua. Pembayaran barang boleh dicicil, tapi setelah saya pelajari ternyata selisihnya sangat besar antara membeli secara cash dan mencicil. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli secara cash,”jelas lelaki yang gemar menonton sepak bola ini.

Melihat keuntungan yang diperoleh Agung menjanjikan, banyak teman-teman yang melakukan usaha serupa. “Tahun 2005 usaha saya sempat goyang karena banyaknya persaingan. Apalagi saya tidak memiliki tempat tetap untuk memasarkan barang dagangan. Saya sempat frustasi dan hampir menutup usaha,”keluhnya.

Membuka Usaha Minuman Tea Melati

Namun niat tersebut diurungkan oleh anak pasangan Nusturi dan Sri Rosni ini. “Saya memperkecil keuntungan dan melayani jasa service. Selain itu saya mulai merambah usaha baru yakni membuka usaha minuman tea melati merek Your Tea. Untuk mendapatkan tea saya bekerjasama dengan pesantren di jawa Barat,”ungkap lelaki berubuh gempal ini.

Your Tea dipasarkan menggunakan booth dengan harga Rp 2.000 per cup. “Selain membuka sendiri saya juga menawarkan kemitraan. Saat ini mitra saya sudah berjumlah lebih dari 20 orang yang tersebar dibeberapa daerah di Indonesia. Sampai saat ini saya masih membuka kemitraan, hanya kendalanya saat ini sulit mencari lokasi yang strategis karena padatnya persaingan. Saya tidak ingin mengecewakan mitra,”tutur lelaki yang mengusung kiat bisnis jujur dan focus membangun bisnis ini.

Sementara itu, saat bisnis teanya sedang maju, bisnis peralatan elektronik Agungpun tak kalah meningkatnya. “karena melayani service computer, banyak teman-teman yang memesan pada saya. Bahkan karena sudah dikenal hampir di seluruh kampus IPB, sayapun mendapat tawaran lokasi di Gedung Fakultas Teknologi IPB. Kesempatan itu tidak saya sia-siakan dan langsung membuka gerai,”tutur Agung sumringah.

Agar mudah dikenal, agungpun member nama elektronik Kampus pada gerainya. “Dengan member nama pada usaha, teman-teman mudah mencari saya,”terangnya. Kini dalam seminggu rata-rata omzet yang diperoleh Agung dari berbisnis barang elektronik mencapai Rp 10 juta. “Yang paling banyak laku adalah flashdish,”kata Agung. Sedangkan dari usaha minuman tea, dalam sebulan omzet yang diperoleh lelaki yang lahir tanggal 24 April 1986 ini mencapai Rp 40 juta.

Dilain pihak, untuk membesarkan usahanya, Agung membuat proposal penambahan modal pada Dna Capacity Building (IPN) Program Wirausaha Go Entrepreneur yang dilakukan IPB bersama Perum Pengadaian. “Dari dua usaha yang saya ajukan, Dunia Kampus yang lolos seleksi. “Saya mendapat bantuan modal sebesar Rp 8 juta dalam bentuk produk seperti kalkulator, kamus elektronik, aksesoris computer, flashdisk, nootbook serta produk lainnya,”ungkap Agung. Kedepan Agung selain membesar kedua usahanya, Agung berencana membuaka usaha kuliner yakni membuka usaha Bakmi Ayam Jamur. “Banyak orang yang suka dengan makanan ini. Sekarang saya sedang mencari lokasi yang tepat,”paparnya. 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari